Facebook

Pj Gubernur Aceh Belum Jelas

OLEH NURDIN HASAN
BANDA ACEH, Feb 6 (TAG) – Kendati masa jabatan Gubernur Irwandi Yusuf akan berakhir Rabu lusa, tapi hingga hari ini siapa yang akan menjadi Pejabat (Pj) Gubernur Aceh masih belum jelas.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri (Depdagri) Reydonnyzar Moenek yang dihubungi tadi pagi, menolak menyebutkan nama Pj Gubernur Aceh. “Tunggu saja nanti ketika pelantikan,” katanya.
Diungkapkan bahwa Kemendagri telah mengusulkan tiga nama kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk ditetapkan sebagai Pj Gubernur Aceh. Tapi, dia menolak mengungkapkan siapa saja mereka.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengusulkan tiga nama ke Kemendagri sebagai Pj Gubernur Aceh. Mereka ialah Bakhtiar Ali, mantan Dubes RI untuk Mesir yang juga pakar komunikasi politik Universitas Indonesia; Djohermansyah Djohan, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri; dan Tarmizi Karim, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemendagri.
Dalam beberapa hari terakhir, santer beredar kabar di kalangan politisi Aceh bahwa Presiden Yudhoyono telah menetapkan Tarmizi menjadi Pj Gubernur Aceh. Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Reydonnyzar, Jubir Kemendagri itu berulang kali berujar, “informasi itu bukan dari saya, ya.”
“Memang keputusan siapa Pj Gubernur Aceh sudah keluar dari Presiden, tapi siapa orangnya tunggu saja nanti saat pelatikan,” ungkap Reydonnyzar, seraya menyatakan prosesi pelantikan rencananya akan digelar di Kemendagri, Rabu (8/2) siang.
Reydonnyzar juga menjelaskan, yang akan ditunjuk penjabat bukan pelaksana tugas (Plt) karena ketentuan Undang-undang demikian yang bertugas untuk menjalankan roda pemerintahan sampai terbentuknya gubernur definitif.
“Tugas utama Pj gubernur adalah harus netral dan betul-betul punya urgensi untuk mengawal dinamika transisional dan pelaksanaan Pemilukada damai di Aceh sampai terpilihnya gubernur definitif,” katanya.
Saat ditanya berapa lama masa jabatan Pj Gubernur, Reydonnyzar menyebut bahwa sangat tergantung dari efektifitas Pemilukada yang direncanakan pada 9 April mendatang. “Yang jelas kita berharap Pemilukada di Aceh berlangsung dalam suasana damai dan demokratis,” ujarnya.
Sementara itu, Tarmizi yang dihubungi terpisah menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi akan ditetapkan sebagai Pj Gubernur Aceh. Ia membenarkan jika namanya masuk sebagai seorang kandidat yang diusulkan ke Presiden Yudhoyono.
“Saya hanya menunggu saja dan siap melaksanakan perintah. Memang benar nama saya diusulkan bersama dua tokoh lain ke presiden. Tetapi, saya belum dapat surat keputusan penunjukan saya sebagai Pj Gubernur Aceh,” katanya.
Tarmizi mengaku jika dia memang pantas menjabat Pj Gubernur Aceh karena sebelumnya pernah menjadi Pj Gubernur Kalimantan Timur. Dia juga pernah menjadi Bupati Aceh Utara. Malahan, dia juga sempat disebut-sebut menjadi seorang bakal calon gubernur Aceh, tetapi urung diusung oleh partai politik.
“Kalau penugasan jatuh ke saya, tugas pertama adalah menyelesaikan Pilkada dan menjalankan efektifitas roda pemerintahan,” katanya seraya menyatakan bahwa Aceh agak unik karena ada partisipasi usulan Pj gubernur dari daerah.
“Siapa pun yang ditetapkan menjadi Pj Gubernur harus netral dalam Pilkada. Saya sangat punya perasaan kalau dalam Pilkada tidak ada keberpihakan dan saya akan berusaha untuk tetap netral,” ujar Tarmizi saat ditanya bagaimana sikapnya kalau ditunjuk sebagai Pj Gubernur Aceh menghadapi Pilkada.
Ia juga mengaku punya hubungan yang baik dengan semua kalangan di Aceh. “Begitu saya kembali ke Aceh apabila dipercaya jadi Pj Gubernur, saya akan bersilaturrahmi dengan semua elemen masyarakat dan juga tentunya seluruh kekuatan politik untuk mensosialisasi agar dapat mengantar Pilkada di Aceh berlangsung dalam suasana damai dan demokratis,” jelas Tarmizi.[]
Pj Gubernur Aceh Belum Jelas Pj Gubernur Aceh Belum Jelas Reviewed by Nurdin Hasan on February 06, 2012 Rating: 5

No comments:

Ads

Powered by Blogger.